Wanita setelah melahirkan atau biasa disebut dengan masa nifas memiliki siklus tertentu. Masa subur setelah melahirkan setiap orang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh gaya hidup, stress, masa menyusui, dan penggunaan kontrasepsi.

Perhitungan Masa Subur Setelah Melahirkan

Banyak pasangan menunda memiliki momongan kembali setelah melahirkan anak. Akan tetapi hal ini tentu menjadi bahan diskusi dan keputusan antar pasangan. Untuk itu harus diketahui cara menghitung masa subur wanita setelah melahirkan demi merencanakan kehamilan yang tepat.

  1.     Masa Subur Secara Normal

Kondisi masa subur wanita sangat tergantung kepada keadaan fisik dan mentalnya. Apakah seorang perempuan tersebut sudah siap melakukan hubungan intim kembali dengan pasangan. Apakah secara mental juga tidak mengalami stres pasca melahirkan, baby blues, dsb.

Pada umumnya masa subur ada di antara 1,5 – 2 bulan pasca melahirkan. Untuk pasangan yang ingin memiliki atau menunda anak dapat memperhitungkannya dalam melakukan hubungan. Ada beberapa wanita yang masih takut melakukan seks karena merasa sakit.

  1.     Masa Subur Saat Menyusui

Wanita yang setelah hamil memiliki masa nifas sekitar 4-6 minggu atau sekitar 1,5 bulan. Akan tetapi ada kejadian bahkan masa tidak boleh berhubungan intim dengan pasangan itu sampai 3 bulan. Hal ini tergantung kondisi pasca melahirkan dan anjuran dari dokter.

Masa subur setelah melahirkan secara umum terjadi antara 1,5 – 2 bulan setelahnya. Akan tetapi hal ini agak berbeda dengan ibu menyusui yang relatif kurang subur setelah melahirkan. Kondisinya disebut dengan amenore laktasi.

  1.     Masa Subur Akibat Stres dan Kelelahan

Sebagian wanita menjalani berbagai pekerjaan ganda setelah melahirkan. Mulai dari mengurus bayi, mengatur keperluan rumah tangga, bekerja, dan masih banyak kegiatan lainnya. Selain itu masing-masing mental dan pribadi seseorang juga berbeda dalam mengatasi stres dan kelelahan.

Begitupun juga dialami oleh pria. Dengan adanya kondisi ini tentu membuat masa subur dan kehamilan selanjutnya akan sedikit terpengaruh. Penting untuk mengkomunikasikan dengan pasangan perihal hubungan seksual, pengaturan rumah tangga, mengurus bayi, dan lainnya.

Masa Subur Setelah Menstruasi

Masa subur setelah melahirkan dan pasca menstruasi memiliki sedikit perbedaan. Wanita setelah hamil memiliki periode haid yang datang sekitar 45 hari atau 1,5 bulan berikutnya. Hal ini juga terkait dengan periode kesuburan.

  1. Menghitung Dengan Siklus Terpendek

Menstruasi yang lancar merupakan salah satu pertanda bahwa orang tersebut tidak memiliki masalah dengan kesuburan. Akan tetapi hal ini tidak selalu berlaku pasti, karena ada beberapa kasus yang berbeda. Wanita pasca melahirkan juga akan mendapatkan masa menstruasi kembali secara normal.

Untuk menghitung dengan siklus terpendek maka dapat mengurangi siklus dengan angka 18. Misalnya rata-rata Anda mengalami menstruasi terpendek selama 24 hari. Maka perhitungannya 24 hari dikurangi dengan 18 menghasilkan 6.

  1. Menghitung Dengan Siklus Terpanjang

Pertama Anda harus mengenali siklus paling panjang rata-rata menstruasi misalnya 28 hari. Caranya adalah dengan mengurangi angka 28 dengan 11. Maka hasilnya adalah 17, dimana hari ke-17 merupakan akhir dari masa subur.

Jadi, Anda bisa menggabungkan antara siklus terpendek dan terpanjang. Dari kasus diatas maka kesimpulan masa suburnya adalah dari hari ke 6 sampai dengan hari ke 17 setelah haid terakhir. Meski begitu saat ini menghitung masa subur juga bisa dengan menggunakan aplikasi.

Masa subur setelah melahirkan perlu diperhitungkan dengan baik agar tidak berdampak buruk pada kehamilan selanjutnya. Perhatikan kemampuan dan keinginan untuk mengatur jarak kelahiran anak. Sebaiknya hal ini kembali dibicarakan bersama dengan pasangan.

 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.